Lepas Kafilah MTQH XXXI, Waket I Dina: Bawa Prestasi dan Jadi Teladan Generasi Qurani


Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah,  saat menghadiri prosesi pelepasan kafilah yang dipimpin langsung Bupati Murung Raya, Heriyus, di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Jumat (14/11/2025).

SATUHABAR.COM
, KALTENG - Puruk Cahu - Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan optimisme tinggi terhadap kafilah Kabupaten Murung Raya yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 di Barito Utara.

Harapan itu disampaikan Dina saat menghadiri prosesi pelepasan kafilah yang dipimpin langsung Bupati Murung Raya, Heriyus, di halaman Kantor Bupati Murung Raya, Jumat (14/11/2025).

DPRD Tekankan Pembinaan Generasi Qurani

Dina menegaskan bahwa dukungan DPRD terhadap kegiatan keagamaan, termasuk MTQH, bukan semata-mata untuk mengejar prestasi. Lebih dari itu, ajang tersebut diyakininya sebagai sarana strategis membentuk karakter dan moralitas generasi muda.

“MTQH bukan hanya arena lomba, tetapi ruang untuk menempa akhlak, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan. Ini bagian dari upaya melahirkan generasi Qurani yang berpegang pada nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan sikap santun, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, keberangkatan kafilah Murung Raya merupakan bukti kebersamaan daerah dalam merawat tradisi keagamaan dan memperkuat kehidupan spiritual masyarakat.

Harapan agar Kafilah Mengukir Hasil Terbaik

Politisi PKB itu berharap para peserta dapat memanfaatkan MTQH sebagai ruang memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antar-daerah.

“Prestasi itu penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana para peserta mampu menjadi duta akhlak bagi generasi muda. Semoga seluruh kafilah diberi kesehatan, kelancaran, dan mampu meraih hasil terbaik di MTQH XXXI Muara Teweh,” imbuhnya.

DPRD Murung Raya, sambungnya, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan bernuansa keagamaan karena memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat dan memperkuat pembangunan berbasis nilai spiritual.

Lebih baru Lebih lama