Hadiri Musrenbang Tanah Siang, Bupati Heriyus Tekankan Sinkronisasi Usulan Pembangunan Desa

Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri Musrenbang Kecamatan Tanah Siang, digelar di Aula Kantor Kelurahan Saripoi, Kecamatan Tanah Siang, Senin (26/1/2026). (Dok. Diskominfo SP Mura) 


SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Siang yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Saripoi, Kecamatan Tanah Siang, Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah daerah bersama masyarakat untuk membahas dan menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari tingkat desa dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa Musrenbang merupakan sarana strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan secara terarah dan terukur.

“Kita bersama mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah yang terarah,” ujar Heriyus.

Menurutnya, pelaksanaan Musrenbang di tingkat kecamatan bertujuan untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi berbagai usulan pembangunan yang disampaikan oleh pemerintah desa dan kelurahan, sehingga dapat disesuaikan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran penting dalam menentukan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Musrenbang ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dari tingkat bawah agar sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Heriyus menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Murung Raya Tahun 2025–2045 menitikberatkan pembangunan pada wilayah perdesaan dan kelurahan.

Kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Murung Raya, yakni Murung Raya Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa penetapan skala prioritas pembangunan bukan berarti mengesampingkan sektor lainnya, melainkan sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Fokus pembangunan tersebut diarahkan untuk mengatasi berbagai persoalan mendasar seperti kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, serta keterisolasian wilayah.

“Penetapan skala prioritas ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi langkah strategis menuju Murung Raya Emas Tahun 2030,” tegas Heriyus. (*)


(faidh/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama