Tekan Risiko Kecelakaan Jelang Lebaran, Polres Kotim Mulai Operasi Keselamatan Telabang 2026

Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Telabang 2026 yang digelar Polres Kotawaringin Timur di halaman Mapolres Kotim, Senin (2/2/2026).


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) resmi menggelar Operasi Keselamatan Telabang 2026. Operasi tersebut dimulai pada Senin (2/2/2026) dan akan berlangsung selama dua pekan hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan penertiban lalu lintas. Polres Kotim memilih pendekatan yang lebih persuasif dengan mengutamakan edukasi dan humanisme, guna menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Wakapolres Kotim, Kompol Christian Maruli Tua Siregar, mengatakan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh pengguna jalan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui operasi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih disiplin, bukan karena takut ditilang, tetapi karena sadar akan risiko yang bisa terjadi,” ujarnya saat apel gelar pasukan di Mapolres Kotim.

Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Telabang 2026 menyasar penurunan angka kecelakaan lalu lintas, pengurangan fatalitas korban, serta penekanan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Untuk mendukung kelancaran operasi, sebanyak 448 personel diterjunkan dari berbagai satuan, termasuk 38 personel Polres Kotim. Para personel akan disiagakan di titik-titik rawan kecelakaan serta ruas jalan dengan tingkat pelanggaran lalu lintas yang tinggi, sekaligus melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

“Kehadiran polisi di lapangan diharapkan memberi rasa aman. Kami ingin masyarakat merasa dilindungi, bukan semata-mata diawasi,” tambah Kompol Christian.

Operasi Keselamatan Telabang 2026 juga menjadi langkah awal pengamanan lalu lintas menjelang Idulfitri, mengingat lonjakan volume kendaraan diperkirakan mulai terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di wilayah Kotim.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama