BPS Kotim Pastikan Kesiapan Petugas Sensus Ekonomi

Kepala BPS Kotim, Eddy Surahman


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan sebanyak 352 petugas lapangan untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para petugas akan mengikuti pelatihan guna meningkatkan kemampuan dan memastikan kualitas data yang dikumpulkan.

Kepala BPS Kotim, Eddy Surahman, mengatakan pelaksanaan pendataan usaha masyarakat dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni hingga 30 Agustus 2026. Sementara itu, pendataan terhadap perusahaan besar telah dimulai lebih awal sejak 1 Mei 2026.

“Petugas kami sudah siap melaksanakan tugas di lapangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Untuk perusahaan besar, proses pendataannya bahkan sudah berjalan sejak awal Mei,” kata Eddy usai Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkai dengan peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Kotim.

Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci keberhasilan sensus. Karena itu, BPS menggelar pelatihan bagi seluruh petugas mulai 2 hingga 12 Juni 2026.

Dalam pelatihan tersebut, para petugas akan mendapatkan pembekalan mengenai konsep dan klasifikasi usaha, teknik wawancara, hingga prosedur pengumpulan data sesuai standar yang berlaku.

“Kami ingin seluruh petugas memahami konsep dan definisi usaha dengan baik, sehingga data yang diperoleh nantinya benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ratusan petugas tersebut nantinya akan ditempatkan di seluruh kecamatan di Kotim. Penempatan dilakukan berdasarkan jumlah usaha dan beban kerja pada masing-masing wilayah.

Eddy menjelaskan, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Selain memberikan gambaran kondisi ekonomi daerah, hasil sensus juga akan menjadi acuan dalam perencanaan pengembangan sektor usaha di masa mendatang.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotim dan berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan sensus tersebut.

“Dukungan dari pemerintah daerah, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan sangat membantu kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menghasilkan data yang berkualitas,” tuturnya.

Melalui apel siaga yang digelar, BPS ingin memastikan seluruh petugas siap menjalankan tugas pendataan di lapangan. Masyarakat pun diharapkan dapat menerima kehadiran petugas sensus dan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Data yang jujur dan akurat akan menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi ke depan,” pungkasnya.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan usaha nonpertanian yang dilaksanakan secara nasional setiap sepuluh tahun sekali. Hasil sensus diharapkan mampu menyajikan gambaran terbaru mengenai perkembangan dunia usaha dan kondisi perekonomian di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Timur.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama