SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan Open House dan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra-MPLS), Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkenalkan lingkungan sekolah kepada orang tua sekaligus menyambut 270 peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.
Open House dihadiri Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, Wakil Bupati Irawati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah, camat, orang tua, hingga calon peserta didik.
Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim, Nikkon Bhastari, mengatakan pelaksanaan Open House dilaksanakan pada gelombang kedua setelah sebelumnya dijadwalkan pada 13 Juli 2026.
“Rencana awal tanggal 13 Juli, namun untuk keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para calon murid, kami menggunakan gelombang kedua,” ujarnya.
Ia menyampaikan pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat menerima 270 peserta didik baru yang terdiri dari 50 siswa jenjang SD, 117 siswa SMP, dan 103 siswa SMA. Selain itu, sekolah juga telah memiliki 100 peserta didik dari angkatan sebelumnya, masing-masing 50 siswa SD dan 50 siswa SMA.
Menurut Nikkon, seluruh pembiayaan pendidikan di Sekolah Rakyat ditanggung oleh Kementerian Sosial sehingga peserta didik dapat mengikuti pendidikan tanpa dipungut biaya.
Dalam kesempatan itu, Nikkon menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim.
Sementara itu, PIC Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial, Taufik Ridwan, mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program yang lahir dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para pendamping sosial.
“Program Sekolah Rakyat ini bukan hanya program Kemensos, bukan juga program Kementerian PU, tetapi merupakan kolaborasi kita semua sehingga Sekolah Rakyat dapat hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengapresiasi terselenggaranya Open House dan Pra-MPLS sebagai langkah awal membangun sinergi antara sekolah, pemerintah, dan orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak.
Ia menegaskan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas.
“Melalui kegiatan Open House ini, orang tua dapat mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, memahami budaya belajar, melihat fasilitas yang tersedia, serta membangun komunikasi yang erat dengan para pendidik,” kata Halikinnor.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotawaringin Timur oleh para tamu undangan bersama jajaran pemerintah dan Kementerian Sosial.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Kotawaringin Timur