Rumiadi Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Pelestarian Budaya Murung Raya

Rumiadi mengajak generasi muda Murung Raya mengenal, mencintai, dan ikut melestarikan adat, seni, serta budaya daerah agar tetap hidup dan diwariskan ke generasi berikutnya.

SATUHABAR.COM, KALTENG - Murung Raya - Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan turut menjaga adat, seni serta budaya yang menjadi bagian dari identitas daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Rumiadi saat menghadiri sekaligus membuka secara simbolis Karnaval Budaya dalam rangka HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya. Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Senin (3/8).

Rumiadi menilai keterlibatan anak muda dalam berbagai kegiatan kebudayaan sangat penting agar warisan leluhur tetap dikenal dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Generasi muda harus mengenal budaya daerahnya sendiri. Jangan sampai karena perkembangan zaman, kita justru melupakan adat, seni dan tradisi yang menjadi identitas Murung Raya,” ujar Rumiadi.

Menurutnya, Karnaval Budaya menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan keberagaman budaya Murung Raya kepada generasi muda secara langsung. Penyajian budaya melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat juga dinilai dapat membuat nilai-nilai tradisi lebih mudah dikenali dan dipahami.

Rumiadi menegaskan, upaya pelestarian budaya tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun pelaku seni. Peran masyarakat, khususnya generasi muda, diperlukan agar budaya daerah dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Budaya ini bukan hanya milik pemerintah atau para pelaku seni, tetapi milik kita semua. Karena itu, generasi muda harus ikut mengambil bagian dalam menjaga dan mengembangkannya,” katanya.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti Karnaval Budaya. Ribuan peserta dari berbagai unsur turut memeriahkan kegiatan dengan menampilkan pakaian adat, kesenian, serta berbagai tradisi khas daerah.

Menurut Rumiadi, partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa budaya lokal masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat Murung Raya. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal positif untuk terus mengembangkan kegiatan pelestarian budaya.

“Kita patut bangga melihat antusiasme masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih kuat dan harus terus kita jaga,” ungkapnya.

Rumiadi berharap kegiatan kebudayaan serupa dapat terus digelar dengan melibatkan semakin banyak generasi muda. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Murung Raya kepada masyarakat di luar daerah.

“Harapan kita, budaya Murung Raya tidak hanya dikenal oleh masyarakat kita sendiri, tetapi juga semakin dikenal di luar daerah. Yang paling penting, generasi muda menjadi penerus yang menjaga budaya ini tetap hidup,” pungkasnya.(*)

(sal/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama