Pemkab Kotim Lanjutkan Distribusi Air Bersih, Kebutuhan Satu Desa Capai 60 Ribu Liter Per Hari

Penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur di tengah kondisi kemarau.


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus melanjutkan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat di wilayah selatan yang masih terdampak kemarau.

Bantuan tersebut terutama menyasar masyarakat di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit. Penyaluran dilakukan karena ketersediaan air baku di sejumlah wilayah masih terbatas, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat.

Sebelumnya, pada 17 September 2026, Pemkab Kotim telah menyalurkan sekitar 40 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah, di antaranya Lempuyang, Sei Ijum, Sebamban dan Parebok. Bantuan didistribusikan menggunakan armada mobil tangki dan profil tank.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan kebutuhan air bersih di wilayah selatan masih cukup tinggi. Untuk satu desa dengan jumlah penerima sekitar 300 rumah, kebutuhan air diperkirakan mencapai 60 ribu liter setiap hari.

“Kurang lebih 60 ribu liter per hari kita salurkan untuk membantu kebutuhan masyarakat di wilayah selatan. Ini bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap mendapatkan air bersih,” ujar Halikinnor, Senin (21/9/2026).

Dalam pendistribusiannya, setiap rumah tangga mendapatkan jatah sekitar satu drum dengan kapasitas 220 liter. Sistem tersebut diterapkan agar bantuan dapat diterima masyarakat secara merata.

Kondisi kekurangan air bersih di wilayah selatan dipengaruhi menurunnya ketersediaan air baku. Selain itu, masuknya air laut menyebabkan sumber air menjadi payau hingga asin sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan sehari-hari.

Halikinnor juga meminta pemerintah desa aktif melaporkan kondisi ketersediaan air warganya. Laporan tersebut diperlukan agar pemerintah dapat segera melakukan penyaluran kembali ketika persediaan air masyarakat mulai menipis.

Pemkab Kotim memastikan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah daerah selama kondisi kemarau masih berlangsung. (*)


(sal/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama