SATUHABAR.COM, KALTENG - Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menjaga optimisme ekonomi di tengah tantangan global. Tren pertumbuhan yang positif menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan strategi percepatan pembangunan tahun 2026.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, menyebut, perekonomian daerah mengalami peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. “Pertumbuhan ekonomi kita dari 4,14 persen di 2023 naik menjadi 4,46 persen pada 2024, dan kini mencapai 5,36 persen pada triwulan III tahun 2025,” ungkapnya saat membuka Rakonreg PDRB Provinsi Kalteng 2025, Selasa (11/11/2025).
Pemerintah pusat, lanjutnya, menargetkan pertumbuhan ekonomi Kalteng 5,6 persen pada 2025, dan naik menjadi 6,03 persen di 2026, untuk mendukung target nasional delapan persen pada 2029.
“Capaian ini tidak boleh membuat kita puas. Kita perlu memperkuat koordinasi, sinkronisasi kebijakan, serta efisiensi anggaran agar pembangunan tetap tepat sasaran,” kata Herson.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kapasitas fiskal daerah dan mempercepat pembentukan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PPED) bagi kabupaten yang belum memilikinya, seperti Barito Utara, Katingan, Lamandau, Pulang Pisau, dan Seruyan.
Selain itu, pemerintah daerah diimbau segera menggelar Rakor PPED serta menyiapkan kick off pengadaan barang/jasa secara serentak pada awal Januari 2026.
“Langkah konkret percepatan ekonomi daerah harus segera disusun dan dilaporkan ke Kemendagri melalui sistem kendali ekonomi,” tegas Herson.
Rakonreg 2025 ini mengusung tema “Penguatan Infrastruktur dan Hilirisasi SDA yang Didukung SDM Unggul dan Berkarakter untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan.”. (*)
(dho/satuhabar)
