Gubernur Agustiar Sabran Dorong Akselerasi Transformasi Kesehatan di Kalimantan Tengah

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Kamis (13/11/2025).


SATUHABAR.COM, KALTENG -Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan Transformasi Kesehatan Nasional, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubernur saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Kamis (13/11/2025).

Dalam sambutannya, Agustiar membacakan pesan Menteri Kesehatan yang menyoroti kemajuan tiga Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden di bidang kesehatan. Salah satunya, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah diikuti lebih dari 52 juta penduduk dan berdampak pada meningkatnya cakupan skrining tuberkulosis (TB) hingga lebih dari 20 juta orang.

Selain itu, pemerintah juga mencatat kemajuan pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan di berbagai daerah. Dari 66 RSUD yang menjadi lokus peningkatan layanan pada tahun 2025, sebanyak 32 rumah sakit telah menunjukkan progres sesuai target.

“Transformasi kesehatan kini menjadi pondasi penting menuju masyarakat yang lebih sehat dan tangguh. Kesehatan tidak lagi sekadar urusan pelayanan, tetapi investasi masa depan bangsa,” ujar Agustiar Sabran.

Ia menambahkan, keberhasilan enam pilar transformasi kesehatan—mulai dari layanan primer, rujukan, ketahanan sistem kesehatan, pembiayaan, SDM, hingga teknologi kesehatan—tidak akan berjalan tanpa perubahan budaya kerja di birokrasi dan tenaga kesehatan.

Gubernur juga mengajak seluruh tenaga medis, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kualitas layanan publik di sektor kesehatan.

“Kita butuh birokrasi yang profesional, transparan, dan selaras agar transformasi kesehatan dapat berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Dia pun mengingatkan pentingnya membangun kesadaran hidup sehat mulai dari keluarga, lingkungan, hingga komunitas. 

“Kita semua memiliki peran. Dari rumah tangga hingga pemerintah daerah, mari bersama wujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang sehat jasmani dan rohani,” pungkasnya. (*)

(dho/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama