![]() |
Pelabuhan Sampit bersiap menghadapi lonjakan aktivitas libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, aktivitas pelayaran di Pelabuhan Sampit diperkirakan mengalami peningkatan. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3 mulai melakukan sejumlah langkah antisipasi guna menghadapi potensi lonjakan pergerakan masyarakat di masa akhir tahun.
Junior Manager Pelayanan Terminal Sampit, Tri Purbo Waluyojati, mengungkapkan bahwa operator kapal penumpang telah menyampaikan rencana penambahan frekuensi sandar selama periode Nataru. Salah satunya berasal dari PT Pelni yang menambah jumlah kedatangan kapal dibandingkan bulan-bulan biasa.
Tri menjelaskan, pada kondisi normal Pelni hanya melayani sekitar dua kedatangan kapal setiap bulan. Namun selama masa libur akhir tahun, jumlah tersebut meningkat menjadi empat kapal. Sementara itu, armada milik DLU masih beroperasi seperti biasa dengan frekuensi sekitar delapan hingga sepuluh kapal per bulan.
Meski frekuensi kapal bertambah, jumlah penumpang per kedatangan hingga awal Desember masih terpantau stabil, berada di kisaran 270 hingga 300 orang per kapal. Namun, kondisi ini diperkirakan akan berubah seiring masuknya periode tahun baru. Kedekatan jadwal Nataru dengan Lebaran 2026 diyakini akan memicu arus perjalanan yang terjadi secara bertahap.
Dari sisi fasilitas, Pelindo juga melakukan pembenahan untuk meningkatkan kenyamanan dan ketertiban layanan. Sejak November lalu, ruang tunggu terminal penumpang telah dilengkapi tambahan kursi. Selain itu, sistem autogate boarding pass mulai diterapkan guna mendukung pengawasan penumpang secara lebih akurat.
Melalui sistem tersebut, tiket penumpang tidak hanya diperlihatkan, tetapi harus dipindai sebelum masuk ke area keberangkatan. Dengan cara ini, data jumlah penumpang yang naik ke kapal dapat dipantau secara langsung dan lebih tertib.
Sementara itu, Staf Terminal Penumpang Pelindo, Teguh Priantoro, menyampaikan bahwa Pelindo juga menyiapkan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025–2026 di Pelabuhan Sampit. Posko ini dijadwalkan mulai beroperasi sejak 10 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026.
Menurut Teguh, posko tersebut berfungsi sebagai pusat layanan informasi bagi masyarakat, khususnya terkait jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal, sehingga penumpang dapat memperoleh informasi secara cepat dan terarah tanpa kebingungan.
Berdasarkan perkiraan internal, jumlah penumpang selama periode Nataru tahun ini berpotensi meningkat sekitar 10 hingga 13 persen. Kapasitas kapal Pelni yang biasanya mengangkut sekitar 600 penumpang diproyeksikan dapat bertambah menjadi sekitar 660 penumpang selama musim libur akhir tahun.
Teguh juga mengimbau para calon penumpang untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan keamanan barang bawaan selama perjalanan. Ia berharap seluruh proses keberangkatan dan kedatangan kapal selama Nataru dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar hingga penumpang sampai ke tujuan masing-masing. (*)
(sal/satuhabar)
