Remaja Korban Luka Tembak Masih Jalani Perawatan Intensif di RSUD dr Murjani Sampit

Kondisi korban sesaat setelah kejadian, sebelum akhirnya dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Seorang remaja berinisial Feri (18 tahun 9 bulan) saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit usai menjadi korban luka tembak. Korban dibawa ke rumah sakit pada Senin malam (22/12/2025) dan langsung mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD).

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, Anggun Iman Hernawan, menjelaskan bahwa Feri tiba di UGD sekitar pukul 20.00 WIB dengan kondisi mengalami luka tembak di area bawah ketiak kanan.

“Pasien datang pada Senin malam dengan luka tembak di bawah ketiak kanan dan langsung ditangani tim medis,” kata Anggun Iman saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2025).

Setelah menjalani penanganan awal di UGD, pasien kemudian dipindahkan ke ruang perawatan Tulip. Saat ini, perawatan lanjutan dilakukan oleh dokter spesialis bedah untuk memastikan kondisi luka dan menentukan langkah medis berikutnya.

“Pasien dirawat di ruang Tulip dan berada dalam penanganan dokter bedah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi korban saat ini terpantau stabil. Meski demikian, pihak rumah sakit masih menunggu arahan lanjutan dari dokter bedah terkait tindakan medis selanjutnya.

“Secara umum kondisinya stabil, namun kami masih menunggu advis lanjutan dari dokter bedah,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, insiden penembakan terjadi di area PT Karunia Kencana Permaisejati (KKP) Estate 3, Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Senin sore (22/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, empat warga dilaporkan mengalami luka tembak saat berlangsungnya proses pengamanan di lingkungan perusahaan. Satu korban dengan luka lebih serius dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit, sementara tiga korban lainnya mendapat perawatan di Puskesmas Telawang.

Kepala Desa Kenyala, Sahewan, membenarkan bahwa hanya satu korban yang dibawa ke rumah sakit rujukan di Sampit. “Satu orang atas nama Feri dibawa ke rumah sakit, sedangkan yang lainnya dirawat di Desa Kenyala,” ungkapnya. (*)


(sal/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama