Bocah SMP Tewas Ditabrak Mobil Tanpa Pelat di Cempaga, Pelaku Sempat Kabur ke Arah Palangka Raya

Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar SMP di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur, Sabtu (17/1/2026). Mobil penabrak sempat melarikan diri


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Tragedi kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang pelajar SMP dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak mobil yang melaju kencang di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Sabtu (17/1/2026) pagi.

Insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di ruas jalan penghubung Kabupaten Kotim menuju Kota Palangka Raya, yang dikenal sebagai jalur ramai kendaraan. Berdasarkan keterangan warga, korban saat itu sedang berjalan kaki di pinggir jalan sebelum akhirnya ditabrak sebuah mobil Toyota Agya berwarna merah yang datang dari arah Kota Sampit.

Usai menabrak korban, kendaraan tersebut tidak berhenti dan langsung melarikan diri ke arah Palangka Raya. Mobil itu diketahui tidak menggunakan pelat nomor polisi.

“Mobilnya warna merah, larinya ke arah Palangka Raya. Bagian depan kiri hancur, kanan masih utuh,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.

Tak lama berselang, pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh warga dan relawan di wilayah Bonot, Kecamatan Cempaga, sebelum kemudian dibawa ke pos polisi Pelantaran untuk pengamanan lebih lanjut.

“Sudah diamankan di pospol Pelantaran,” kata salah seorang relawan.

Akibat benturan keras, korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

“Korban meninggal karena pendarahan parah di kepala,” ungkap Chandra, relawan yang tergabung dalam grup WhatsApp Sampit Siaga. (*)


(sal/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama