![]() |
| Mobil Toyota Agya merah yang diduga terlibat dalam kasus tabrak lari hingga menewaskan pelajar SMP di Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur, berhasil diamankan warga dan petugas. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus tabrak lari yang menewaskan seorang pelajar SMP di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pengemudi mobil Toyota Agya berwarna merah yang diduga menabrak korban, disebut-sebut membawa paket mencurigakan saat melarikan diri usai kejadian.
Informasi tersebut mencuat setelah kendaraan pelaku berhasil dihentikan warga bersama petugas di Dusun Bonot, Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak warga menemukan sebuah bungkusan plastik hitam yang diduga berisi narkotika jenis sabu dari dalam mobil tersebut.
“Nah pantas saja setelah nabrak larinya seperti kesetanan, ternyata bawa paket,” ujar Tommy Aldianto, salah seorang warga yang berada di lokasi pencegatan.
Mobil Toyota Agya merah itu diketahui dikemudikan oleh seorang pria dan membawa satu penumpang laki-laki. Proses pengejaran berlangsung cukup menegangkan lantaran kendaraan sempat melaju kencang usai menabrak korban. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan setelah aparat kepolisian tiba di lokasi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut tersebut terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dan menyebabkan seorang pelajar kelas I SMP meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah di bagian kepala. Usai insiden, kendaraan pelaku sempat melarikan diri ke arah Palangka Raya sebelum akhirnya berhasil diamankan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan dugaan narkoba tersebut, termasuk status hukum pengemudi dan penumpang kendaraan. Aparat masih melakukan pendalaman guna memastikan keterkaitan barang bukti dengan peristiwa kecelakaan tersebut.
Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian, alasan pelaku melarikan diri, serta dugaan keterlibatan narkotika dalam insiden tragis yang merenggut nyawa pelajar itu.(*)
(sal/satuhabar)
Tags
Peristiwa
