Ketua DPRD Murung Raya Dorong Perhatian Serius untuk Petani Desa



SATUHABAR.COM, KALTENG - PURUK CAHU – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), Rumiadi, mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi petani lokal, khususnya yang berada di wilayah pedesaan. Hal ini disampaikannya sebagai respons atas masih minimnya dukungan yang dirasakan petani di lapangan.

Menurut Rumiadi, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Namun, hingga saat ini masih banyak petani yang belum mendapatkan pembinaan optimal, bahkan belum tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan).

“Kondisi petani saat ini masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, terutama mereka yang berada di pedesaan,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

Ia menilai, kesejahteraan petani menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas. Tanpa dukungan yang memadai, petani akan kesulitan berkembang, bahkan tidak sedikit yang akhirnya memilih meninggalkan sektor pertanian.

Rumiadi mengungkapkan, salah satu kendala utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan fasilitas penunjang, mulai dari sarana produksi hingga akses pendampingan di lapangan. Kondisi ini berdampak langsung pada rendahnya hasil produksi dan pendapatan petani.

“Banyak petani yang kondisi ekonominya masih di bawah standar. Minimnya fasilitas dan dukungan membuat mereka kesulitan bertahan, bahkan beralih profesi,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jika persoalan ini tidak segera ditangani, maka produksi pertanian di Murung Raya berpotensi terus menurun dan target surplus pangan akan sulit tercapai.

Sebaliknya, jika sektor pertanian dikelola secara optimal dengan dukungan yang tepat, daerah berpeluang besar meningkatkan cadangan pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

“Pengelolaan yang baik akan menghasilkan surplus beras yang signifikan. Ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah,” jelasnya.

Untuk itu, Rumiadi meminta Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pertanian segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai keluhan petani, serta memastikan program yang dijalankan tepat sasaran.

Ia juga mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) untuk aktif melibatkan generasi muda dalam sektor pertanian melalui pembinaan dan edukasi yang berkelanjutan.

“Generasi muda harus kita dorong untuk terlibat. Dengan inovasi dan semangat baru, sektor pertanian kita bisa berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (*)


(faidh/satuhabar)


Lebih baru Lebih lama