Polisi Selidiki Kebakaran Rumah dan Warung BBM di Jalan Sudirman Sampit

Polisi melakukan olah TKP kebakaran rumah dan warung BBM di Jalan Jenderal Sudirman Km 4 Sampit. Dugaan awal dipicu korsleting listrik, namun penyebab pasti masih diselidiki.


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Kepolisian Sektor Ketapang masih mendalami penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah sekaligus warung penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran di Jalan Jenderal Sudirman, kilometer 4, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (18/1) malam dan menyebabkan satu keluarga kehilangan tempat tinggal serta sumber mata pencaharian. Bangunan beserta sebagian isinya ludes dilalap api.

Kapolsek Ketapang AKP Anis mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran dan masih melakukan penyelidikan lanjutan.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Rumah sekaligus warung tersebut dihuni oleh lima orang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/1).

Dalam kejadian itu, satu orang penghuni mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Berdasarkan keterangan awal dari korban, api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam bangunan.

“Menurut pengakuan korban, di dalam rumah terdapat banyak kabel listrik yang disambung-sambung, sehingga diduga menjadi pemicu kebakaran. Namun, hal ini masih kami dalami,” jelasnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta barang bukti di lokasi kebakaran. Selain bangunan rumah dan warung, dua unit mobil juga ikut terbakar dalam insiden tersebut.

“Satu kendaraan berada di luar rumah dan satu lagi di dalam garasi. Total kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta,” pungkas AKP Anis. (*)


(sal/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama