![]() |
| Foto Ilustrasi |
SATUHABAR.COM, Umat Islam akan disuguhi fenomena langit istimewa di bulan suci. Pada 3 Maret 2026 atau bertepatan dengan Ramadhan 1447 Hijriah, akan terjadi gerhana bulan total yang dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.
Peristiwa ini menjadi momen spesial karena terjadi di tengah suasana Ramadhan. Selain Indonesia, gerhana juga terlihat di sebagian besar wilayah Amerika, kawasan Pasifik, Australia, Selandia Baru, serta sebagian Asia Timur. Sementara itu, fenomena ini tidak dapat diamati dari Eropa dan Afrika.
Fenomena “Bulan Merah” Tanpa Alat Khusus
Gerhana bulan total dikenal sebagai salah satu fenomena astronomi paling mudah diamati. Masyarakat tidak memerlukan teleskop atau alat bantu khusus. Saat fase puncak, Bulan akan tampak berwarna kemerahan atau sering disebut Blood Moon (Bulan Merah).
Warna merah tersebut muncul karena cahaya Matahari yang dibiaskan atmosfer Bumi tetap mencapai permukaan Bulan meski berada dalam bayangan penuh Bumi.
Di lokasi dengan langit cerah, fase totalitas diperkirakan berlangsung hampir satu jam, memberi waktu cukup bagi masyarakat untuk menyaksikan perubahan warna Bulan secara perlahan.
Wilayah yang Bisa Melihat Penuh
Seluruh fase totalitas akan terlihat jelas dari Indonesia, Jepang, dan sebagian besar wilayah timur Tiongkok. Indonesia menjadi salah satu lokasi ideal karena seluruh tahapan utama gerhana dapat diamati dari awal hingga akhir.
Di Australia dan Selandia Baru, fenomena ini juga dapat disaksikan hampir sepenuhnya. Namun, di beberapa wilayah Australia bagian barat dan selatan, tahap awal gerhana mungkin terjadi sebelum Bulan terbit.
Sementara itu, di Amerika Serikat bagian barat dan tengah—termasuk negara bagian seperti California, Oregon, Washington, Idaho, dan Nevada—fase total dapat terlihat di atas cakrawala sebelum Bulan terbenam.
Sebaliknya, di beberapa wilayah Amerika lainnya, pengamat hanya dapat menyaksikan sebagian fase total karena Bulan terbenam sebelum gerhana berakhir.
Momen Langka di Bulan Ramadhan
Terjadinya gerhana bulan total di bulan Ramadhan menambah nuansa spiritual bagi umat Islam. Selain menjadi fenomena astronomi, gerhana juga memiliki dimensi religius karena dalam ajaran Islam dianjurkan melaksanakan salat gerhana (salat khusuf) ketika peristiwa ini terjadi.
Dengan durasi totalitas yang cukup panjang dan cakupan wilayah yang luas, gerhana bulan total 3 Maret 2026 diperkirakan menjadi salah satu fenomena langit paling dinantikan tahun ini.
Masyarakat disarankan memilih lokasi terbuka dengan pandangan ke langit timur–barat yang tidak terhalang bangunan atau pepohonan agar dapat menikmati pemandangan “Bulan Merah” secara maksimal. (*)
