Jalan Pekapuran Raya Ditambal Cepat, PUPR Banjarmasin Gerak Sehari

Perbaikan jalan Pekapuran Raya. (Dok: rri.co.id/Juma Muhammad)


SATUHABAR.COM, KALSEL - Banjarmasin - Keluhan warga terkait jalan berlubang di Jalan Pekapuran Raya akhirnya direspons cepat pemerintah. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Swakelola Pemeliharaan di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin turun langsung melakukan perbaikan pada sejumlah titik yang sebelumnya dikeluhkan pengguna jalan.

Kepala UPTD Swakelola Pemeliharaan PUPR Banjarmasin, Fuad Hasan, mengatakan perbaikan dilakukan dalam waktu singkat, hanya satu hari pengerjaan. Sekitar 30 meter ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah langsung ditangani.

“Pelaksanaannya satu hari saja. Lubang kami isi batu, kami leveling sampai padat beberapa jam, lalu kami gunakan aspal hotmix untuk memuluskan jalannya,” ujar Fuad, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, lubang-lubang besar yang berpotensi membahayakan pengendara ditimbun dan dilapisi aspal panas agar permukaan kembali rata dan padat.

Meski demikian, Fuad mengakui persoalan di kawasan tersebut tidak hanya sebatas tambal sulam. Faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan adalah genangan air akibat belum optimalnya sistem drainase.

Menurutnya, saat hujan deras berbarengan dengan pasang air laut, genangan sulit surut dan merendam badan jalan dalam waktu lama. Kondisi itu membuat struktur tanah di bawah aspal melemah.

“Aspal kalah dengan air. Kalau terendam terus, apalagi saat laut tinggi, pondasi tanahnya jadi lemah. Air masuk ke bawah, roda kendaraan menekan terus, akhirnya retak dan berlubang,” jelasnya.

Selain lubang, beberapa titik lain juga mulai menunjukkan retakan dan penurunan permukaan akibat beban kendaraan berat yang melintas berulang kali. Sebagai langkah sementara, pihaknya memperkuat fondasi dengan lapisan batu sebelum kembali dilapisi hotmix.

“Upaya ini diharapkan mampu menahan beban kendaraan dan memperlambat kerusakan ulang. Kami perkuat dulu fondasinya supaya lebih kokoh,” katanya.

Ke depan, pihaknya berharap tersedia anggaran untuk melakukan overlay menyeluruh sepanjang ruas jalan tersebut agar penanganan lebih permanen dan tidak sekadar perbaikan parsial. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama