Suasana religius berpadu dengan semangat kebersamaan terasa kental. Lantunan takbir, tahlil, dan tahmid menggema di tengah guyuran hujan, menciptakan momen penuh haru sekaligus kebahagiaan menyambut hari kemenangan.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Mura Rahmanto Muhidin, Ketua DPRD Rumiadi, Ketua TP-PKK Warnita Heriyus, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, disampaikan rasa syukur atas keberhasilan umat Muslim menunaikan ibadah puasa selama Ramadan.
“Malam takbiran adalah momentum penuh kebahagiaan untuk mengumandangkan takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT, sekaligus menandai kemenangan setelah menjalani ibadah puasa,” ujarnya.
Rahmanto juga menegaskan bahwa pawai takbir bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menyebarkan syiar Islam yang damai dan penuh toleransi di tengah masyarakat.
Meski cuaca kurang bersahabat, peserta pawai tetap tampil maksimal dengan kreativitas dan semangat tinggi. Hal ini terlihat dari antusiasme rombongan yang mengikuti penilaian dewan juri.
Adapun hasil lomba pawai takbir, Terbaik I diraih Majelis Zikir Pulau Lahu dengan nilai 86, disusul Terbaik II Pemuda Bukit Tinggi dengan nilai 82, dan Terbaik III ITS Nuka dengan nilai 81.
Untuk kategori harapan, Harapan I diraih Masjid Nurulullah dengan nilai 71, Harapan II SPNCO dengan nilai 70, dan Harapan III Masjid Al-Falah dengan nilai 66. Sementara itu, Juara Favorit diraih Pesantren Al-Hijrah dengan nilai 65.
Perayaan malam takbiran ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Murung Raya. Hujan yang turun justru menambah kesan mendalam, bahwa suka cita menyambut Idulfitri tak pernah surut oleh cuaca. (*)
(faidh/satuhabar)