| Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, membuka kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan desa dan pengukuhan pengurus DPK APDESI tingkat kecamatan di Sampit, Selasa (22/04/2026). |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan desa sekaligus pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPK APDESI) tahun 2026, Selasa (22/04/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor.
Dalam sambutannya, Halikinnor menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pemerintah desa sebagai garda terdepan pelayanan publik, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Ia menyebut pembinaan yang dilakukan bersama aparat penegak hukum merupakan bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa, khususnya dari aspek hukum dan administrasi.
Seiring meningkatnya dana yang dikelola desa, baik Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD), Halikinnor mengingatkan bahwa tanggung jawab aparatur desa juga semakin besar. Ia menekankan agar pengelolaan keuangan desa dilakukan sesuai regulasi dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, serta disiplin anggaran.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menghindari kesalahan administrasi yang dapat berujung pada persoalan hukum. Penggunaan dana desa juga diminta agar difokuskan pada kebutuhan prioritas masyarakat, seperti penanganan stunting, ketahanan pangan, serta penguatan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Halikinnor juga menegaskan bahwa kinerja pemerintah desa sangat menentukan citra pemerintah daerah secara keseluruhan. Karena itu, ia mengajak seluruh kepala desa untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati secara resmi membuka kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan desa serta mengukuhkan pengurus DPK APDESI tingkat kecamatan, dengan harapan dapat memperkuat peran desa dalam mendukung pembangunan daerah.(*)
(sal/satuhabar)