![]() |
| Pj Sekda Sarwo Mintarjo, saat membuka Sosialisasi Penerapan BLUD Puskesmas yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, Rabu (8/4/2026). (Diskominfo Mura) |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya terus mempercepat transformasi sektor kesehatan dengan mendorong penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di seluruh Puskesmas. Langkah ini dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara lebih optimal.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Penerapan BLUD Puskesmas yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Murung Raya melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Sarwo Mintarjo. Hadir pula Asisten I Setda Rahmat K. Tambunan, para kepala perangkat daerah, serta seluruh kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Murung Raya.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sarwo Mintarjo, ditegaskan bahwa penerapan BLUD merupakan bagian dari strategi besar pembangunan daerah yang sejalan dengan visi RPJMD Murung Raya 2025–2029, yakni “Murung Raya HEBAT menuju Murung Raya Emas 2030”.
Menurutnya, transformasi layanan kesehatan, khususnya di tingkat Puskesmas, menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Melalui skema BLUD, Puskesmas diharapkan memiliki keleluasaan dalam mengelola keuangan sehingga mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, dan efisien.
“Penerapan BLUD bukan hanya soal perubahan sistem keuangan, tetapi juga transformasi menyeluruh dalam pelayanan publik yang berorientasi pada kualitas dan kepuasan masyarakat,” ungkapnya.
Pemkab Murung Raya juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam menyukseskan implementasi BLUD. Dinas Kesehatan diminta melakukan pembinaan secara intensif dan terukur, sementara perangkat daerah lainnya diharapkan turut mendukung dari sisi perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, Suwirman Hutagalung, menyebut penerapan BLUD menjadi momentum penting bagi Puskesmas untuk terus berinovasi.
Ia menegaskan, ke depan Puskesmas tidak hanya dituntut memberikan pelayanan dasar, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas manajemen dan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
“Ini menjadi peluang bagi Puskesmas untuk meningkatkan kinerja layanan, baik dari sisi tata kelola maupun mutu pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.
Dengan dorongan kuat dari pemerintah daerah, penerapan BLUD diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam sistem pelayanan kesehatan di Murung Raya, sehingga masyarakat dapat merasakan layanan yang lebih profesional, responsif, dan berkualitas. (*)
(nash/satuhabar)
