UPPKA Naik Kelas, Dorong UMKM Perempuan Naik Level dan Melek Digital

Kepala Dinas P3ADALDUKKB, Firman Prihatin, Ketua TP-PKK Warnita Heriyus, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, anggota DPRD Lita Norfuana, perwakilan instansi terkait, serta para peserta Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Naik Kelas, berfoto bersama usai pembukaan kegiatan, di Aula Bapperida, Senin (6/4/2026). (Dok. Diskominfo Mura)


SATUHABAR.COM, KALTENG - Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya terus mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui program pemberdayaan. Salah satunya lewat peluncuran Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Naik Kelas yang resmi dibuka, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Bapperida ini dibuka oleh Bupati Murung Raya Heriyus melalui Kepala Dinas P3ADALDUKKB, Firman Prihatin. Hadir pula Ketua TP-PKK Warnita Heriyus, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, anggota DPRD Lita Norfuana, perwakilan instansi terkait, serta para peserta program.

Sebanyak 40 peserta dari Kecamatan Murung, Tanah Siang, dan Tanah Siang Selatan mengikuti program ini. Tidak sekadar pelatihan singkat, UPPKA Naik Kelas dirancang berlangsung selama tiga bulan dengan pendampingan intensif dari para mentor.

Dal`am sambutan Bupati yang dibacakan Firman, ditegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis keluarga.

“Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha mampu berkembang, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Firman.

UPPKA Naik Kelas dinilai sebagai langkah strategis karena menyasar pelaku usaha pemula, khususnya perempuan, agar mampu meningkatkan kapasitas dan keterampilan dalam mengelola usaha. Pemerintah meyakini, ketika perempuan memiliki kemandirian ekonomi, maka ketahanan keluarga juga akan semakin kuat.

Program ini juga dilengkapi dengan indikator pengukuran melalui indeks keberdayaan ekonomi, sehingga hasil dan dampaknya dapat dipantau secara nyata.

Selain itu, peserta didorong untuk lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan peluang pasar melalui pemasaran digital.

“Peserta harus aktif, kreatif, dan berani berinovasi. Peluang pasar sekarang terbuka luas, terutama lewat digital marketing,” tambahnya.

Melalui program ini, Pemkab Murung Raya berharap lahir pelaku usaha baru yang tidak hanya bertahan, tetapi mampu naik kelas dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (*)


(nash/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama