DPRD Murung Raya Minta Kelangkaan BBM Segera Ditangani

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie


SATUHABAR.COM, KALTENG - Murung Raya - DPRD Kabupaten Murung Raya meminta pemerintah daerah bersama pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah.

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, mengatakan persoalan keterbatasan pasokan BBM perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi hingga kegiatan perekonomian.

Menurutnya, apabila kondisi tersebut terus berlangsung, dampaknya dapat dirasakan langsung oleh warga melalui kenaikan harga kebutuhan pokok serta terganggunya distribusi barang dan jasa.

“Pemerintah daerah bersama instansi terkait harus segera mengambil langkah cepat agar pasokan BBM kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” kata Bebie, Jumat (8/5).

Politisi PDI Perjuangan itu menilai ketersediaan BBM merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, setiap kendala yang menyebabkan terganggunya distribusi harus segera diidentifikasi dan ditangani.

Selain mendorong percepatan penanganan, DPRD juga meminta adanya keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait penyebab terjadinya kelangkaan BBM. Transparansi tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan.

“Perlu ada penjelasan yang jelas kepada masyarakat apakah kelangkaan ini disebabkan keterlambatan distribusi, keterbatasan kuota, atau faktor teknis lainnya,” ujarnya.

Bebie juga menyoroti pentingnya pengawasan distribusi BBM agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan penimbunan maupun praktik penyalahgunaan yang dapat memperparah situasi.

Menurutnya, pengawasan yang ketat menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD Murung Raya berkomitmen meminta penjelasan resmi dari pemerintah daerah serta pihak terkait mengenai kondisi yang terjadi. Selain itu, DPRD juga akan terus mendorong langkah-langkah penyelesaian agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada solusi yang jelas,” tegasnya.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama