Hujan Lebat Rendam Sejumlah Ruas Jalan di Sampit, Drainase Jadi Sorotan

Genangan air merendam ruas Jalan Soprapto Selatan, Minggu (3/5/2026), usai hujan lebat mengguyur wilayah tersebut



SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur pada Minggu (3/5/2026) pagi menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan.

Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kotawaringin Timur serta data dari BMKG Stasiun H. Asan Sampit, hujan terjadi sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dengan curah hujan mencapai 65,7 mm dalam kurun waktu tiga jam.

Genangan terpantau di sejumlah titik di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, di antaranya Jalan Sampurna, Jalan Jeruk 1, Jalan Pelita, Jalan Soprapto Selatan, hingga Jalan Tatar, dengan ketinggian air berkisar 10 hingga 25 sentimeter.

Sementara di Kecamatan Baamang, genangan juga terjadi di beberapa ruas seperti Jalan Kenan Sandan, Jalan Hasan Mansur, Jalan Walter Condrad, Jalan Gunung Kelud, dan Jalan Christopher Mihing, dengan ketinggian air mencapai 15 hingga 25 sentimeter.

Selain badan jalan, dampak juga dirasakan pada fasilitas umum, meliputi Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hilir, delapan unit ruko milik warga, serta satu gedung pertemuan serbaguna.

Hingga saat ini, belum terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Petugas di lapangan juga terus melakukan pemantauan serta membantu masyarakat, termasuk dalam pengaturan lalu lintas di titik genangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, menilai genangan yang terjadi dipicu oleh tingginya curah hujan dalam waktu singkat serta sistem drainase yang belum optimal di beberapa wilayah.

Menurutnya, kondisi air di sebagian titik saat ini sudah mulai surut, meskipun genangan masih terpantau di Jalan Pelita. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat menyebabkan genangan kembali terjadi.(*)

 
(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama