| Pelaksana Tugas Kepala DKUPP Kotim, Muslih |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli beras yang ditawarkan secara keliling dengan harga jauh di bawah pasaran.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul munculnya sejumlah laporan warga yang menjadi korban penipuan berkedok penjualan beras murah. Dalam beberapa kasus, karung yang dijual pelaku ternyata hanya berisi sedikit beras di bagian atas, sementara sebagian besar isinya berupa pasir.
Pelaksana Tugas Kepala DKUPP Kotim, Muslih, mengatakan masyarakat sebaiknya membeli kebutuhan pokok dari toko atau pedagang yang jelas dan terpercaya untuk menghindari kerugian.
“Jangan mudah tergiur dengan harga yang terlalu murah. Pastikan terlebih dahulu kualitas barang yang akan dibeli sebelum melakukan transaksi,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Muslih, pola yang digunakan pelaku hampir seragam. Mereka menawarkan beras yang diklaim berkualitas dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Setelah terjadi kesepakatan, pelaku mengantarkan karung yang disebut berisi beras, namun setelah diperiksa ternyata hanya lapisan atas yang berisi beras, sedangkan bagian bawah diisi pasir.
DKUPP berencana menindaklanjuti informasi yang beredar dengan mengumpulkan keterangan dari para korban. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui identitas pelaku serta pola peredaran beras palsu yang meresahkan masyarakat.
“Kami akan berkoordinasi dengan korban untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Jika pelaku atau pihak yang terlibat dapat diidentifikasi, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur,” katanya.
Dalam proses penanganan, DKUPP juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Namun, Muslih menegaskan bahwa laporan resmi dari korban sangat diperlukan agar proses hukum dapat berjalan.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah warga di Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang mengaku mengalami penipuan serupa dalam beberapa hari terakhir.
Salah satu korban, Jamilah, warga Gang Gudang Kuning, Kelurahan Baamang Hilir, mengaku tertipu oleh seorang pria yang menawarkan beras dengan harga murah. Setelah pembayaran dilakukan, ia baru mengetahui bahwa isi karung yang diterimanya sebagian besar berupa pasir.
Pengakuan serupa juga datang dari warga lain di Jalan Kenan Sandan, Jalan Sari Gading, hingga kawasan Jalan H Imran. Para korban menyebut pelaku memiliki ciri-ciri yang hampir sama, yakni seorang pria yang datang menggunakan sepeda motor matic dan menawarkan beras secara langsung dari rumah ke rumah.
Akibat kejadian tersebut, para korban mengalami kerugian mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Warga berharap pelaku segera ditemukan agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban dengan modus serupa.
DKUPP mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada aparat berwenang apabila menemukan atau mengalami dugaan penipuan serupa, sehingga dapat dilakukan penelusuran dan penindakan lebih lanjut.(*)
(sal/satuhabar)