Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung optimal, Wakil Ketua I KORPRI Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah arena lomba pada Jumat (26/6/2026).
Beberapa venue yang dikunjungi di antaranya cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an dan Tartil Al-Qur'an. Dari hasil pemantauan, sejumlah cabang perlombaan bahkan telah menyelesaikan seluruh proses penilaian.
Sunarti mengapresiasi kelancaran pelaksanaan MTQ yang menurutnya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan sampai hari kedua berjalan dengan baik. Beberapa cabang sudah selesai dilaksanakan dan sisanya masih berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan," ujarnya.
Menurut Sunarti, keberadaan MTQ KORPRI memiliki makna strategis dalam membentuk ASN yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.
Ia menilai nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"ASN harus mampu menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Tidak hanya dibaca dan dilantunkan, tetapi juga dipahami serta diamalkan dalam setiap aktivitas, termasuk saat memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Melalui kegiatan ini, KORPRI Kalimantan Tengah berharap semangat religiusitas di kalangan ASN terus tumbuh dan mampu menjadi energi positif dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain menjadi ajang mencari prestasi, MTQ VIII KORPRI juga diharapkan melahirkan aparatur yang berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. (*)
(faidh/satuhabar)
