![]() |
| Foto Ilustrasi |
SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARMASIN – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin memasuki tahap berikutnya. Sebanyak 57 aparatur sipil negara (ASN) dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan persaingan untuk mengisi tujuh posisi strategis di lingkup pemerintahan kota.
Ketujuh jabatan yang dibuka melalui mekanisme seleksi terbuka tersebut meliputi Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Berdasarkan hasil verifikasi administrasi yang diumumkan Panitia Seleksi, jabatan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian menjadi posisi yang paling diminati peserta. Sebanyak 15 ASN tercatat siap bersaing untuk menduduki kursi pimpinan dinas tersebut.
Di posisi berikutnya, jabatan Kepala Diskominfotik menarik minat 13 peserta, sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup diperebutkan 10 ASN. Adapun Kepala Dinas Sosial diikuti enam peserta, Sekretaris DPRD lima peserta, serta masing-masing empat peserta untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Satpol PP.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, mengatakan seluruh formasi yang dilelang telah memenuhi jumlah minimal peserta sehingga proses seleksi dapat berlanjut sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Menurutnya, tingginya minat ASN terhadap sejumlah posisi menunjukkan adanya kepercayaan diri para peserta yang merasa memiliki kompetensi dan pengalaman sesuai dengan kebutuhan jabatan yang dilamar.
"Semua formasi memenuhi syarat jumlah peserta sehingga dapat dilanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya," ujarnya.
Setelah dinyatakan lolos administrasi, para peserta akan mengikuti uji kompetensi atau assessment yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 5 Juli 2026 di Assessment Center Pusat Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru.
Selanjutnya, peserta akan menjalani tahapan penulisan dan pemaparan makalah serta wawancara yang digelar pada 6 hingga 8 Juli 2026 di Banjarmasin.
Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, panitia akan menetapkan tiga kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan. Nama-nama yang lolos kemudian akan diserahkan kepada Wali Kota Banjarmasin sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pejabat definitif yang akan memimpin organisasi perangkat daerah terkait.
Seleksi terbuka ini menjadi bagian dari upaya Pemko Banjarmasin dalam menerapkan sistem merit dan memastikan jabatan strategis diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan manajerial yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah. Dengan proses yang kompetitif dan transparan, diharapkan lahir pemimpin birokrasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan. (*)
(yus/satuhabar)
