| Sebanyak 104 pejabat di lingkungan Pemkab Kotim resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan oleh Bupati Halikinnor. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 104 pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Kamis (10/9/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor. Para pejabat yang dilantik berasal dari beberapa jenjang jabatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator hingga pengawas.
Pelantikan diawali dengan pembacaan keputusan pengangkatan dan pemberhentian pejabat, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah/janji jabatan. Para pejabat yang dilantik mengikuti prosesi tersebut secara bersama-sama di hadapan Bupati.
Setelah pengambilan sumpah/janji, rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan sebagai bagian dari pengesahan pelaksanaan jabatan yang baru.
Dalam kesempatan tersebut, Halikinnor menyampaikan bahwa setiap jabatan yang diberikan kepada aparatur pemerintah merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik dapat segera menjalankan tugas sesuai jabatan masing-masing serta menjaga integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan pekerjaan pemerintahan.
Menurut Halikinnor, pelaksanaan tugas pemerintahan membutuhkan kerja bersama. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarperangkat daerah harus terus dibangun agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik.
“Bekerja tidak mungkin sendiri, tetapi harus tim. Teamwork yang kompak, yang sehat dengan integritas yang tinggi,” ujar Halikinnor.
Ia juga mengingatkan para pejabat agar mampu mengelola sumber daya secara efektif dan efisien. Hal tersebut diperlukan agar program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan tugas bagi para pejabat pada posisi yang baru. Pemerintah daerah berharap seluruh pejabat dapat segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing dan menjaga kelancaran pelayanan pemerintahan.
Halikinnor menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan melalui jabatan harus diwujudkan dalam bentuk kinerja dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Jabatan ini adalah amanah. Kepercayaan yang diberikan harus dibalas dengan kinerja,” tegasnya. (*)
(sal/satuhabar)