Bupati Kotim Tekankan Disiplin Guru dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menyampaikan sambutan saat penyerahan SK penugasan kepada 20 kepala sekolah di Dinas Pendidikan Kotim, Selasa (29/9/2026).



SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta kepala sekolah memperkuat kedisiplinan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

Pesan tersebut disampaikan Halikinnor saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan kepada 20 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kotim, Selasa (29/9/2026).

Halikinnor mengatakan SK penugasan yang diterima para kepala sekolah bukan hanya dokumen administratif, tetapi juga menjadi bentuk kepercayaan dan amanah pemerintah daerah untuk memimpin serta mengelola sekolah secara profesional.

Ia meminta kepala sekolah menjalankan fungsi manajerial secara sungguh-sungguh, termasuk dalam mengelola tenaga pendidik, sarana dan prasarana, hingga penggunaan anggaran sekolah.

“SK yang diterima hari ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah dari pemerintah daerah kepada bapak dan ibu untuk memimpin dan mengelola sekolah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain aspek manajemen, Halikinnor menekankan pentingnya kepala sekolah memberikan pembinaan terhadap guru maupun tenaga kependidikan yang masih memiliki persoalan kedisiplinan.

Menurutnya, kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin yang tegas sekaligus bijaksana dalam menerapkan aturan di lingkungan sekolah.

“Disiplin adalah pondasi keteladanan. Kepala sekolah harus mampu menegakkan aturan sekaligus membina dengan pendekatan yang mendidik agar seluruh tenaga pendidik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Halikinnor juga mendorong kepala sekolah untuk terus melakukan berbagai langkah yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan. Ia berharap sekolah mampu menjadi lingkungan yang mendukung perkembangan peserta didik secara akademik maupun karakter.

Ia menegaskan, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan sinergi antara kepala sekolah, guru, Dinas Pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Jadikan sekolah sebagai tempat yang mampu mencetak generasi muda Kotim yang cerdas, berakhlak mulia dan berdaya saing,” tegasnya. (*)

(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama