![]() |
| Kobaran api membesar saat kebakaran melanda dua bangunan semi permanen di Jalan Iskandar, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026) dini hari. Foto: Istimewa |
SATUHABAR.COM, KALTENG – SAMPIT – Kebakaran melanda dua bangunan semi permanen milik warga di Jalan Iskandar, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (27/10/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tersebut menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.
Dua bangunan yang terbakar diketahui milik Masitah (67) dan Diah (68). Kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat itu sempat membuat warga sekitar panik, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan permukiman dengan jarak antarrumah yang berdekatan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Heri Wahyudi, mengatakan objek yang terbakar berjumlah dua bangunan dengan konstruksi semi permanen.
“Objek yang terbakar berjumlah dua bangunan dengan konstruksi semi permanen. Taksiran kerugian akibat kejadian tersebut mencapai Rp500 juta,” ujarnya.
Informasi kebakaran diterima petugas piket pada pukul 03.30 WIB. Petugas langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.42 WIB.
Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan tiga unit kendaraan, yakni Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 13, Mobil Unit Pemadam Kebakaran 05, dan Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 14. Penanganan turut dibantu relawan pemadam kebakaran Kotim serta tim Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kotim.
Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 03.58 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Operasional pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 04.40 WIB.
Berdasarkan laporan Disdamkarmat Kotim, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Petugas juga tidak mencatat adanya objek lain yang terdampak di luar dua bangunan yang terbakar.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai sumber api yang menghanguskan kedua bangunan tersebut.
Disdamkarmat Kotim mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk dengan memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan sumber api dalam kondisi aman, terutama sebelum beristirahat atau meninggalkan rumah. (*)
(sal/satuhabar)
Tags
Peristiwa
