Balita Perempuan Berusia 2,5 Tahun di Malinau Loksado HSS Diduga Hilang, Pencarian Terus Dilakukan

Foto Ilustrasi

SATUHABAR.COM, KALSEL - HULU SUNGAI SELATAN – Seorang balita berusia dua setengah tahun berinisial AN, warga Dusun Bidukun, Desa Malinau, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dilaporkan hilang sejak Kamis (7/11/2025) sore. Hingga Jumat (8/11/2025), upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama warga setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, balita perempuan tersebut terakhir terlihat bermain bersama kakaknya yang berusia 8 tahun di halaman rumah kerabatnya di RT 3, Dusun Bidukun, sekitar pukul 16.00 WITA. Namun, setelah itu AN tidak kunjung pulang ke rumah.

Mengetahui anaknya tidak kembali, keluarga langsung melapor kepada aparat desa dan Polsek Loksado, yang kemudian berkoordinasi dengan TNI, relawan SAR, BPK gabungan, serta masyarakat untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Kapolsek Loksado Ipda Roni Priyanto membenarkan adanya laporan kehilangan anak tersebut dan memastikan tim masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.

“Benar, sampai siang ini pencarian masih berlangsung. Dugaan awal, balita AN hilang saat bermain di belakang rumah neneknya. Terakhir terlihat bersama kakaknya di halaman rumah warga bernama Karim,” terang Ipda Roni, Jumat siang.

Ia menambahkan, tim gabungan sudah melakukan pencarian intensif sejak kemarin dengan menyisir area permukiman, kebun warga, serta tepi sungai. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. Berdasarkan hasil awal, di sekitar titik hilang tidak ada sungai besar atau jurang berbahaya,” jelas Kapolsek.

Pihak pemerintah kecamatan, relawan, dan masyarakat Desa Malinau terus melakukan pencarian hingga radius beberapa kilometer dari lokasi awal. Sejumlah tim juga melakukan penyisiran menggunakan perahu untuk memeriksa area sungai di sekitar dusun.

Kondisi cuaca yang berubah-ubah dan medan perbukitan membuat pencarian sedikit terkendala, namun aparat dan warga berkomitmen melanjutkan pencarian hingga balita tersebut ditemukan.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan membantu memberikan informasi jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,” imbau Ipda Roni.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di lapangan, sementara pihak keluarga berharap AN segera ditemukan dalam keadaan selamat. (*)

(rul/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama