SATUHABAR.COM, KALTENG - Sampit - Seorang pekerja nyaris tewas tersengat listrik saat memperbaiki baliho di Jalan MT Haryono, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (11/11/2025) pagi.
Korban bernama Suridin (52), dilaporkan tersengat aliran listrik saat berada di atas tiang baliho sekitar pukul 08.18 WIB. Ia sempat tak sadarkan diri dan terjebak di ketinggian sebelum berhasil diselamatkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim.
“Kami menerima laporan warga pukul 08.18 WIB, dan satu menit kemudian tim langsung berangkat ke lokasi. Saat tiba, korban dalam keadaan lemas di atas baliho karena tersengat listrik,” ujar Kasi Humas Disdamkarmat Kotim, Heri Wahyudi, Selasa.
Proses evakuasi berjalan dramatis. Petugas memastikan aliran listrik telah diputus sebelum naik untuk mengevakuasi korban. Operasi penyelamatan berlangsung sekitar 14 menit dengan melibatkan 13 personel, satu unit mobil rescue Hilux, dan dukungan dari Satlantas Polres Kotim, Polsek Ketapang, PLN Sampit, serta PMI Kotim.
“Alhamdulillah korban berhasil kami turunkan dalam keadaan hidup dan segera dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapat perawatan,” tambah Heri.
Ia mengingatkan, peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi masyarakat dan pekerja lapangan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di dekat jaringan listrik.
“Keselamatan kerja adalah hal utama. Pastikan area aman dan gunakan alat pelindung diri, apalagi bila bekerja di ketinggian atau dekat kabel listrik,” tegasnya.
Disdamkarmat Kotim juga mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan potensi bahaya seperti kabel listrik terbuka atau baliho yang terlalu dekat dengan jaringan listrik.
Respons cepat petugas bersama lintas instansi dinilai menjadi faktor kunci penyelamatan nyawa korban. Meski demikian, insiden ini kembali menegaskan pentingnya budaya kerja aman dan kesadaran risiko di lingkungan publik. (*)
(sal/satuhabar)
