SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mulai mengebut pengerjaan proyek rekonstruksi Jalan Pramuka. Aktivitas pekerja dan alat berat sudah terlihat sejak awal pekan ini, menandai dimulainya proses perbaikan jalan yang selama ini menjadi salah satu akses utama warga.
Pantauan di lapangan pada Kamis, 6 November 2025, sejumlah truk dan alat berat terlihat hilir mudik membawa material untuk penimbunan badan jalan. Beberapa pekerja juga tampak melakukan perataan tanah di sisi kanan dan kiri jalan.
Seorang warga setempat, Selfi, mengatakan aktivitas proyek mulai terasa sejak beberapa hari terakhir. “Sudah dari awal minggu ada pembersihan jalan. Sekarang sudah mulai banyak truk datang menimbun,” tuturnya.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Penataan Ruang Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, menjelaskan bahwa proyek peningkatan Jalan Pramuka masuk dalam program perubahan anggaran tahun 2025.
“Waktunya memang cukup singkat, tetapi dengan metode CTRB atau Cement Treated Recycling Base, pengerjaannya bisa lebih cepat tanpa mengurangi kualitas. Sistem ini juga pernah kita gunakan di Jalan HM Arsyad dan hasilnya cukup baik,” jelas Mentana.
Proyek tersebut mencakup peningkatan jalan dari kawasan Pembataan hingga Ring Road Utara, sepanjang kurang lebih 2,1 kilometer. Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan ini dilaksanakan oleh CV Jasa Lintas Utama dengan nilai kontrak Rp9,86 miliar.
Pekerjaan dijadwalkan selesai pada 29 Desember 2025, sesuai dengan kontrak bernomor 600.2.10.2/158/KTK/DSDABMBKPRKP-BM/X/2025. Pemerintah daerah berharap pembangunan ini dapat memperlancar arus lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan menjelang pergantian tahun. (*)
(sal/satuhabar)
