Kejar 133 Ribu Data Warga, Pemprov Kalteng Siapkan Sistem Ketat Program KHBS

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, saat mengikuti sosialisasi aplikasi KHBS Tahun 2025, di Aula Kanderang Tingang Diskominfosantik, Selasa (30/12/2025).


SATUHABAR.COM, KALTENG - Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membidik pendataan 133 ribu calon penerima manfaat dalam Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang ditargetkan rampung pada pertengahan Januari 2026.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, mengungkapkan bahwa proses pendataan dilakukan dengan pendekatan top down dan bottom up untuk menjamin keakuratan data penerima bantuan.

“Selama ini format data antarperangkat daerah berbeda-beda. Melalui KHBS, kami siapkan template data yang seragam agar tidak terjadi tumpang tindih dan kesalahan sasaran,” jelas Rangga.

Data top down bersumber dari perangkat daerah seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan. Sementara data bottom up dikumpulkan langsung dari lapangan oleh petugas yang berinteraksi dengan masyarakat.

Untuk mencegah penyimpangan, sistem KHBS dilengkapi fitur verifikasi lokasi dan geotagging, sehingga keberadaan penerima manfaat dapat dipastikan berdasarkan titik koordinat rumah. Distribusi kartu juga melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Rangga menegaskan, keterlibatan aktif seluruh OPD menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Ia berharap setiap perangkat daerah memberikan masukan teknis agar sistem pendataan dan verifikasi semakin optimal.

“KHBS bukan hanya program bantuan, tapi fondasi sistem kesejahteraan digital Kalimantan Tengah ke depan,” pungkasnya. (*)

(dho/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama