Ketua DPRD Murung Raya Resmikan Awal Pembangunan Gereja GBI di Uut Murung

Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, meresmikan dimulainya pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Desa Tumbang Olong II, Kecamatan Uut Murung, Senin (15/12/2025).


SATUHABAR.COM, KALTENG - Puruk Cahu - Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, meresmikan dimulainya pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Desa Tumbang Olong II, Kecamatan Uut Murung, Senin (15/12/2025). Peresmian ditandai dengan pemasangan tiang pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat GBI yang menyambut antusias pembangunan gereja sebagai sarana pembinaan iman dan kebersamaan umat.

Dalam sambutannya, Rumiadi menekankan bahwa keberadaan rumah ibadah memiliki makna penting, tidak hanya sebagai tempat menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang memperkuat nilai persaudaraan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

“Pembangunan gereja ini bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghargai perbedaan,” ujar Rumiadi.

Ia menegaskan, DPRD Murung Raya mendukung pembangunan sarana keagamaan di seluruh wilayah, termasuk di daerah pedalaman, sebagai bentuk komitmen pemerataan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan spiritual masyarakat.

“DPRD terus mendorong agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa. Sarana ibadah adalah kebutuhan mendasar masyarakat yang perlu mendapat perhatian bersama,” tegasnya.

Peresmian pemasangan tiang pembangunan dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPRD Murung Raya sebagai wujud dukungan lembaga legislatif terhadap kehidupan keagamaan dan toleransi antarumat beragama di Kecamatan Uut Murung.

Rumiadi berharap proses pembangunan Gereja GBI dapat berjalan lancar serta mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

“Semoga gereja ini nantinya menjadi tempat ibadah yang membawa ketenangan, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan bagi jemaat maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*)

(faidh/satuhabar) 

Lebih baru Lebih lama