SATUHABAR.COM, KALTENG - Palangka Raya - Sektor pariwisata Kota Palangka Raya mencatat capaian positif sepanjang 2025. Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini berhasil menarik 644.270 wisatawan, atau meningkat 6,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Data Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya yang dirilis Minggu (11/1/2026) menunjukkan, jumlah kunjungan tersebut naik dari 604.940 wisatawan pada 2024, sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak pandemi Covid-19.
Kepala Disparbudpora Palangka Raya, Hj. Iin Hendrayati Idris, menyebut tren kunjungan wisata sepanjang 2025 menunjukkan grafik yang menggembirakan meski sempat terjadi fluktuasi di beberapa bulan.
“Walaupun ada penurunan di bulan tertentu seperti Maret dan September, secara umum tren kunjungan wisatawan sepanjang 2025 tetap meningkat,” ujar Iin.
Ia mengungkapkan, Januari 2025 menjadi salah satu periode dengan kunjungan tertinggi, mencapai 75.106 wisatawan, meningkat signifikan dibanding Januari 2024 yang tercatat 63.168 orang. Lonjakan tajam juga terjadi pada Mei 2025 dengan 85.214 kunjungan, hampir dua kali lipat dibanding Mei tahun sebelumnya.
Wisatawan nusantara masih mendominasi arus kunjungan ke Palangka Raya. Pada masa libur Natal dan Tahun Baru, 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, tercatat 38.441 wisatawan, dengan hanya 15 orang di antaranya wisatawan mancanegara.
“Destinasi favorit wisatawan antara lain Hutan Kota Nyaru Menteng, Sei Batu, Air Hitam Kereng Bangkirai, dan Sei Koran,” jelas Iin.
Capaian ini menegaskan pemulihan sektor pariwisata Palangka Raya pascapandemi. Setelah terpuruk di 2020 dengan hanya 229.239 kunjungan, pariwisata perlahan bangkit hingga akhirnya mencapai rekor tertinggi pada 2025.
Ke depan, Disparbudpora berharap tren positif ini terus berlanjut melalui pengembangan destinasi baru serta peningkatan infrastruktur pendukung pariwisata di Kota Palangka Raya. (*)
(dho/satuhabar)
