![]() |
| Suasana perayaan HUT ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Stadion 29 November Sampit, Rabu (7/1/2026) pagi, berlangsung meriah dengan penampilan hiburan musik yang mengundang antusias. |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang digelar di Stadion 29 November Sampit, Rabu (7/1/2026) pagi, berlangsung semarak. Selain rangkaian upacara resmi, panitia juga menghadirkan hiburan yang berhasil menarik perhatian peserta dan tamu undangan.
Setelah upacara selesai dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, suasana berubah lebih santai dengan penampilan musik yang menghibur. Dua penyanyi, Ceselino dan Samuel Meyder, naik ke atas panggung membawakan lagu Tabola Bale yang tengah populer.
Penampilan tersebut langsung disambut antusias. Para peserta upacara tampak meninggalkan barisan dan ikut bergoyang mengikuti alunan musik. Tidak hanya peserta, Bupati Kotim Halikinnor bersama jajaran pejabat daerah juga terlihat menikmati hiburan dari area depan panggung.
Dalam kesempatan itu, kedua penyanyi membawakan tiga lagu yang semakin menyemarakkan perayaan HUT Kotim. Keramaian mencapai puncaknya ketika lagu Tor Monitor Ketua diperdengarkan, yang membuat peserta berbondong-bondong mendekati panggung utama.
Selain memeriahkan perayaan HUT Kotim, Ceselino dan Samuel Meyder dijadwalkan kembali tampil bersama Juan Reza pada pembukaan Sampit Expo yang digelar pada Rabu malam.
Sampit Expo 2026 sendiri akan berlangsung selama sepekan, mulai 7 hingga 14 Januari 2026, berlokasi di kawasan Stadion 29 November Sampit. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan serta pelaku usaha di daerah.
Pelaksana event organizer Sampit Expo 2026, Rahmat Noor, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim, kecamatan, instansi vertikal, serta sektor swasta. Secara keseluruhan, sekitar 60 stan disiapkan untuk meramaikan expo tahun ini.
“Pesertanya terdiri dari OPD, kecamatan, instansi vertikal, hingga pelaku usaha, dengan jumlah kurang lebih 60 stan,” ujarnya. (*)
(sal/satuhabar)
Tags
Kotawaringin Timur
