Drainase Tersumbat, Warga Pasar Besar Palangka Raya Keluhkan Genangan Saat Hujan

Kondisi jalan yang rusak dan berlobang, serta meluapnya drainase seperti di Jalan Jawa dan Jalan Bangka (Komplek Pasar besar) Palangka Raya.


SATUHABAR.COM, – KALTENG - Palangka Raya – Genangan air kembali muncul di kawasan Kompleks Pasar Besar Palangka Raya setiap kali hujan deras turun. Warga menilai kondisi tersebut dipicu saluran drainase yang tersumbat, khususnya di sepanjang Jalan Jawa.

Salah seorang warga, Hasan, mengatakan genangan air kerap mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di sekitar pasar. Selain becek, air yang menggenang juga menimbulkan bau tidak sedap.

“Kalau hujan itu langsung tergenang dan baunya tidak enak. Drainasenya sebenarnya sudah bagus, tapi tersumbat saja, terutama di Jalan Jawa,” ujar Hasan, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, permasalahan utama bukan pada desain drainase, melainkan kurangnya pembersihan rutin akibat tumpukan sampah dan pasir yang menyumbat aliran air.

“Kalau hujan, Jalan Jawa itu becek sekali. Perlu pembersihan saja supaya airnya lancar,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan Pemerintah Kota tetap memprioritaskan pemeliharaan infrastruktur, terutama sistem drainase di tengah intensitas hujan yang meningkat.

Fairid menyampaikan bahwa berbagai langkah telah dilakukan untuk memastikan saluran air berfungsi optimal dan tidak menimbulkan genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami terus melakukan upaya agar sistem drainase tetap berjalan dengan baik, terutama di musim hujan seperti sekarang,” kata Fairid.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Palangka Raya berupaya mengelola anggaran secara efektif di tengah berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat, agar pelayanan publik tetap maksimal.

“Kami berharap masyarakat bisa merasa aman dan nyaman selama musim hujan tanpa khawatir adanya genangan air,” pungkasnya. (*)

(dho/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama