![]() |
Gubernur Agustiar Sabran sedang melakukan sidak langsung ke lokasi jalan perbaikan (Dok. MMCKalteng/FRAYA) |
SATUHABAR.COM, KALTENG – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) secara bertahap, dengan mengedepankan aspek kelayakan teknis, keamanan, serta menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, mengatakan sejumlah proyek pembangunan daerah saat ini telah rampung secara fisik dan memasuki tahap uji kelayakan sebelum dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Setelah pembangunan selesai, kami lakukan pengujian kelayakan terhadap sarana dan prasarana pendukung agar benar-benar aman dan siap digunakan,” ujar Juni Gultom, Rabu (4/1/2026).
Di sektor infrastruktur jalan, PUPR Kalteng menargetkan penanganan ribuan ruas jalan sepanjang tahun 2026. Menurutnya, sekitar 2.000 hingga 5.000 ruas jalan menjadi sasaran program penanganan, baik melalui perbaikan maupun pemeliharaan.
Meski demikian, Juni menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut akan disesuaikan dengan kondisi pendanaan daerah, mengingat adanya keterbatasan dan upaya efisiensi anggaran.
“Prioritas tetap kami berikan pada ruas-ruas strategis agar kemantapan jalan tetap terjaga dan mobilitas masyarakat tidak terganggu,” katanya.
Ia menambahkan, sesuai rencana pembangunan daerah Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025–2030, pada tahun 2026 pemerintah daerah fokus melakukan pemeliharaan jalan eksisting guna mencapai tingkat kemantapan jalan di atas 87 persen.
“Setelah target itu tercapai, penanganan jalan ke depan akan dilakukan secara selektif dan menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” pungkasnya. (*)
(dho/satuhabar)
