Pelajar SMK Tenggelam di Danau Bekas Galian C, Tim BPBD Lakukan Pencarian

Pelajar 18 tahun dilaporkan tenggelam di kolam bekas galian C Jalan Bina Karya, Sampit, Kamis (26/2/2026) sore.


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Seorang pelajar berusia 18 tahun dilaporkan tenggelam di kolam bekas galian C yang berada di Jalan Bina Karya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Hingga sore hari, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Korban diketahui bernama Putra, remaja asal Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara. Saat ini ia tinggal di rumah kos kawasan Sawit Raya dan tercatat sebagai siswa di SMK Negeri 2 Sampit.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur, Multazam K Anwar, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung merespons setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Benar ada informasi orang tenggelam. Kami sedang menuju lokasi, karena informasi baru masuk sekitar pukul 17.40 WIB,” ujarnya.

Dari keterangan sementara, korban saat itu berenang bersama beberapa rekannya di danau bekas galian. Ia sempat berenang ke arah tengah, namun ketika berusaha kembali ke tepian, tubuhnya tiba-tiba tenggelam dan tidak lagi terlihat di permukaan air.

Teman-teman korban yang menyaksikan kejadian tersebut langsung panik dan meminta bantuan warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada petugas untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Multazam menjelaskan, tim BPBD segera melakukan kaji cepat di lokasi. “Tim BPBD Kotim saat ini masih melakukan kaji cepat di lapangan. Sebanyak empat personel telah lebih dulu diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian awal,” bebernya.

Karena kondisi menjelang malam, petugas juga menyiapkan perlengkapan penerangan guna mendukung proses pencarian. “Informasi yang diterima menyebutkan bahwa korban baru dua kali berenang di lokasi tersebut, yakni pada hari sebelumnya dan hari kejadian,” tegasnya.

Hingga berita ini disampaikan, operasi pencarian masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak memadati area sekitar lokasi demi kelancaran dan keselamatan selama proses evakuasi. Pembaruan informasi akan disampaikan sesuai perkembangan di lapangan.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama