SATUHABAR.COM, KALTENG - Puruk Cahu - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Murung Raya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PUPR, Kamis (26/2/2026), ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan berbagai aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Ketua DWP Murung Raya, Lynda Kristiane, bersama perwakilan lima perangkat daerah, pengurus DWP, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Lynda menekankan bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh anggota untuk memperkuat koordinasi serta saling bertukar gagasan demi mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kontribusi kita bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga menghadirkan sentuhan kepedulian sosial dan kesehatan. Salah satunya melalui penyerahan buku resep makanan bagi anak usia 0–5 tahun, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi anak di Kabupaten Murung Raya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa peran DWP tidak hanya sebatas organisasi pendamping, tetapi juga aktif dalam mendorong kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi usia dini.
Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada para santri dan santriwati sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan keagamaan.
Menjelang waktu berbuka, para peserta juga mendapatkan siraman rohani melalui ceramah agama yang memberikan pesan-pesan inspiratif dan menyejukkan hati.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan, mencerminkan eratnya kebersamaan antaranggota.
Melalui momentum ini, DWP Murung Raya berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga, sekaligus menjadi energi positif untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah sepanjang tahun 2026. (*)
(faidh/satuhabar)
