Stok Beras Kotim Dijamin Aman, Bulog Siap Hadapi Lonjakan Permintaan Ramadan

Kepala Bulog Kotim, Muhammad Azwar Fuad pastikan stok beras aman menjelang Ramadhan.


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur memastikan ketersediaan beras di wilayahnya tetap aman menjelang bulan suci Ramadan. Cadangan yang tersimpan saat ini mencapai sekitar 7.000 ton dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga sembilan bulan ke depan.

Kepala Bulog Kotawaringin Timur, Muhammad Azwar Fuad, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi sejak awal untuk menghadapi potensi peningkatan permintaan masyarakat.

“Insyaallah stok kita masih sangat aman. Dengan jumlah yang ada sekarang, ketahanannya bisa sampai sembilan bulan ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar cadangan beras berasal dari hasil serapan panen petani di wilayah kerja Bulog yang mencakup Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan, dan Seruyan. Sementara sekitar 20 persen lainnya merupakan beras impor dari Vietnam dan Myanmar.

Di tengah upaya menjaga stabilitas beras, Bulog juga memastikan ketersediaan komoditas lain. Stok gula pasir saat ini sekitar 7 ton, minyak goreng premium 5.000 liter, serta Minyakita mencapai 4.200 dus. Produk Minyakita dijual seharga Rp14.500 per liter, masih di bawah harga eceran tertinggi Rp15.700.

“Dengan harga itu, pengecer masih punya ruang keuntungan, sehingga distribusi tetap berjalan,” kata Fuad.

Kondisi stok tersebut juga dipantau langsung oleh tim Satgas Saber Pangan Badan Pangan Nasional wilayah Kalimantan Tengah yang meninjau gudang Bulog di Jalan HM Arsyad dan Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 9 Sampit.

Fuad menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali menyerap gabah petani seiring masuknya masa panen hingga Maret. Langkah ini diharapkan dapat menambah cadangan beras sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terpenuhi.

“Kami terus menyiapkan stok dan menyerap gabah petani. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tutupnya.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama