![]() |
| Penjaga gawang Barito Putera, Muhammad Ridho Djazulie |
SATUHABAR.COM, SLEMAN – Penjaga gawang Barito Putera, Muhammad Ridho Djazulie, menjadi sorotan utama usai laga melawan PSS Sleman pada akhir putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026. Ridho dinobatkan sebagai Man of the Match berkat penampilan impresifnya sepanjang pertandingan yang berakhir tanpa gol tersebut.
Dalam laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) malam WIB, Ridho tampil penuh selama 90 menit dan beberapa kali melakukan penyelamatan penting yang menggagalkan peluang tuan rumah. Aksinya di bawah mistar dinilai menjadi faktor krusial yang membuat Barito Putera mampu membawa pulang satu poin dari Sleman.
Penghargaan Man of the Match untuk Ridho diumumkan melalui akun resmi Barito Putera. Klub mengapresiasi kontribusi kiper bernomor punggung 20 tersebut yang tampil tenang dan konsisten menghadapi tekanan lini serang PSS.
Muhammad Ridho Djazulie merupakan penjaga gawang kelahiran Pekalongan, 21 Agustus 1992. Ia memiliki pengalaman panjang di sepak bola nasional, termasuk pernah memperkuat Bali United di Liga 1 serta membela Tim Nasional Indonesia di level internasional.
Pertandingan PSS Sleman kontra Barito Putera sendiri berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim bermain terbuka dan saling menekan demi mengamankan kemenangan. Barito Putera bahkan sempat mencetak dua gol, namun seluruhnya dianulir wasit karena pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
PSS Sleman juga menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun penampilan solid Ridho di bawah mistar membuat gawang Barito Putera tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra, menilai hasil imbang tersebut sebagai refleksi permainan kedua tim yang sama-sama tampil ngotot.
Menurutnya, baik PSS Sleman maupun Barito Putera sama-sama menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih tiga poin. Namun, peluang yang tercipta tidak mampu dimaksimalkan hingga menghasilkan gol yang sah.
Stefano juga menyebut bahwa Barito Putera masih memiliki peluang di putaran berikutnya untuk memperbaiki hasil dan terus menjaga asa promosi ke Liga 1.
Dengan tambahan satu poin dari laga tandang ini, Barito Putera menutup putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 dengan modal positif, sementara penampilan gemilang Muhammad Ridho Djazulie menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan tim menuju target promosi. (*)
