Mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Murung Raya menggelar operasi pasar LPG 3 Kg di halaman kantor setempat, Rabu (4/3/2026).
Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi lokasi untuk menukarkan tabung gas mereka. Suasana ramai pun tak terhindarkan, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
Kepala DiskopUKMPerindag Murung Raya, Roy Chahyadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan LPG bersubsidi dengan harga terjangkau.
“Menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan kebutuhan, termasuk LPG 3 Kg. Ini yang kita antisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga di lapangan,” jelasnya.
Dalam operasi pasar tersebut, LPG 3 Kg dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp29.250 per tabung. Harga ini dipastikan tetap sesuai ketentuan guna melindungi masyarakat dari praktik kenaikan harga di tingkat pengecer.
Sebanyak 400 tabung LPG disiapkan dalam tahap awal penyaluran. Untuk memastikan distribusi berjalan adil dan tepat sasaran, setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu tabung dengan menunjukkan KTP.
Langkah ini diambil agar bantuan benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mencegah penimbunan.
Roy juga membuka peluang operasi pasar serupa akan diperluas ke wilayah kecamatan, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami melihat situasi terlebih dahulu. Jika diperlukan, kegiatan ini akan kita lanjutkan ke beberapa kecamatan,” tambahnya.
Melalui operasi pasar ini, Pemkab Murung Raya berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan LPG dengan harga stabil, sehingga suasana menjelang hingga saat Hari Raya Idulfitri tetap aman, nyaman, dan terkendali. (*)
(nash/satuhabar)