Gubernur Kalteng Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Sampit, Ribuan Penumpang Sudah Berangkat

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau langsung aktivitas arus mudik Lebaran di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (16/3/2026)


SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus mengalami peningkatan menjelang hari raya. Untuk memastikan kelancaran pelayanan bagi para pemudik, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung meninjau aktivitas di pelabuhan tersebut, Senin, 16 Maret 2026.

Dalam peninjauan itu, gubernur memastikan berbagai fasilitas serta pelayanan bagi penumpang berjalan dengan baik agar perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung aman dan nyaman.

“Kami ingin memastikan proses mudik berjalan lancar, mulai dari fasilitas hingga pelayanan kepada penumpang. Kami juga berpesan kepada kapten kapal agar menyampaikan kepada penumpang yang menuju Semarang supaya perjalanan mereka selamat sampai tujuan,” ujar Agustiar.

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengawasi seluruh proses transportasi laut selama periode mudik Lebaran, sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan dapat merasa tenang selama berada di kapal maupun saat berada di pelabuhan.

Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan KSOP Kelas III Sampit, Gusti Muchlis, menyampaikan bahwa hingga H-5 Lebaran jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Sampit telah mencapai 4.083 orang menuju berbagai daerah tujuan.

Menurutnya, pada hari tersebut kapal KM Lawit yang berlayar menuju Semarang membawa sekitar 1.400 penumpang. Secara keseluruhan, terdapat empat kapal yang melayani rute pelayaran dari Sampit menuju Surabaya dan Semarang selama periode arus mudik.

Selain keberangkatan, jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Sampit juga cukup tinggi. Tercatat sebanyak 487 penumpang turun dari KM Lawit, sementara total penumpang yang datang dari empat kapal sejak 13 hingga 16 Maret mencapai sekitar 950 orang.

Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di area pelabuhan, pihak KSOP menerapkan strategi percepatan proses naik kapal atau loading lebih awal.

“Langkah ini dilakukan agar arus penumpang tetap tertata dan tidak terjadi penumpukan di pelabuhan. Alhamdulillah prosesnya berjalan lancar,” jelasnya.

Menjelang puncak arus mudik, sejumlah jadwal keberangkatan kapal juga dilaporkan sudah penuh. KM Kalimutu yang dijadwalkan berangkat pada 18 Maret disebut telah kehabisan tiket, begitu pula dengan kapal yang dijadwalkan berlayar pada 19 Maret, termasuk armada dari perusahaan pelayaran Dharma Lautan Utama.

Dalam kunjungan tersebut, Agustiar turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah Muhammad Syauqie, Kapolda Kalimantan Tengah Iwan Kurniawan, Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin, Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, serta anggota DPRD Kalimantan Tengah Abdul Hafid.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah guna memastikan arus mudik Lebaran melalui Pelabuhan Sampit berlangsung tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.(*)


(sal/satuhabar)
Lebih baru Lebih lama