| Bupati Kotim, Halikinnor, |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Penanganan perkara dugaan penganiayaan terhadap Camat Mentaya Hilir Utara kini resmi ditangani oleh Polda Kalimantan Tengah. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga selesai.
Bupati Kotim, Halikinnor, menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak akan lepas tangan dalam mengawasi perkembangan kasus tersebut. Pemantauan dilakukan melalui Bagian Hukum Setda, sekaligus menjalin koordinasi intensif dengan pihak kepolisian.
Menurutnya, proses hukum yang kini bergulir di tingkat Polda menjadi langkah penting untuk memastikan penanganan berjalan profesional dan transparan. Ia juga menekankan bahwa kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius, terutama dalam menjamin keamanan aparatur sipil negara saat bertugas di lapangan.
“Penegakan hukum harus memberikan kepastian, sehingga dapat menjadi pelajaran bersama agar peristiwa serupa tidak terulang,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkab Kotim tetap menghormati kewenangan aparat penegak hukum dalam menjalankan proses penyidikan. Seluruh tahapan hukum diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Sebelumnya, insiden dugaan penganiayaan ini sempat ramai diperbincangkan publik setelah video kejadian tersebar di berbagai platform media sosial. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.(*)
(sal/satuhabar)