| Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Kotawaringin Timur 2026 resmi dimulai, diikuti 253 pelajar terbaik dari 34 sekolah. (Dok.Ist) |
SATUHABAR.COM, KALTENG - Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi melaksanakan tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 253 pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMA/SMK/MA/sederajat di wilayah Kotim.
Dalam sambutan Bupati Kotim Halikinnor yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati, Wim RK Benung, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah lolos tahap awal seleksi. Para peserta diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan baik hingga berpeluang menjadi wakil daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, kami mengucapkan selamat kepada siswa-siswi yang terpilih mengikuti seleksi. Semoga sukses dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukanlah hal yang mudah, karena membutuhkan pengorbanan, semangat, kerja keras, serta ketekunan tinggi dari setiap peserta. Oleh karena itu, seluruh proses seleksi diharapkan dapat dilaksanakan secara objektif, selektif, dan adil.
Pemerintah daerah juga berpesan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta panitia pelaksana agar benar-benar menjalankan proses seleksi secara transparan, sehingga menghasilkan putra-putri terbaik yang layak menjadi duta Kabupaten Kotim.
Lebih lanjut, para peserta diharapkan tidak hanya sukses dalam seleksi, tetapi juga mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang mampu memperkuat persatuan, menjaga nilai kebangsaan, serta membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol Kotim, Eddy H.S., menjelaskan bahwa program Paskibraka merupakan bagian dari kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. Program ini menitikberatkan pada pembinaan kepemimpinan, keterampilan, kedisiplinan, serta peningkatan wawasan kebangsaan.
“Paskibraka tidak hanya bertugas mengibarkan bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi simbol generasi muda yang berjiwa nasionalisme dan memiliki tanggung jawab besar terhadap bangsa,” jelasnya.
Adapun rangkaian seleksi Paskibraka Kotim 2026 telah dimulai sejak Februari 2026, diawali dengan sosialisasi dan pendaftaran secara online melalui laman resmi BPIP. Selanjutnya peserta mengikuti berbagai tahapan seleksi, di antaranya seleksi administrasi, pembinaan ideologi Pancasila, intelegensia umum, kesehatan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga seleksi kepribadian.
Untuk tahap seleksi inti dilaksanakan mulai 30 Maret hingga awal April 2026 di sejumlah lokasi, seperti Gedung Serbaguna, Gedung Futsal Indoor, Lapangan Yonif Raider 631 Antang, serta RSUD dr. Murjani Sampit untuk pemeriksaan kesehatan lanjutan.
Dari total 253 peserta, terdiri dari 152 putra dan 101 putri yang berasal dari 34 sekolah di 13 kecamatan. Namun, terdapat empat kecamatan yang tidak mengirimkan perwakilan, yakni Teluk Sampit, Cempaga Hulu, Tualan Hulu, dan Bukit Santuai.
Hasil akhir seleksi dijadwalkan akan diumumkan pada minggu ketiga April 2026. Para peserta terpilih nantinya akan menjalani pembinaan lebih lanjut sebelum bertugas pada upacara peringatan hari-hari besar nasional.
Pemerintah Kabupaten Kotim berharap melalui seleksi ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya disiplin dan berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan serta cinta tanah air yang kuat.(*)
(sal/satuhabar)