Sidak Mendadak, Wali Kota Muhammad Yamin Ngamuk Lihat Sampah dan Baliho Terbengkalai di Pasar

Wali Kota Banjarmasin, H.M Yamin, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Pasar Malabar dan Pasar Sudimampir, Minggu (22/3/2026).


SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARMASIN – Suasana berbeda terlihat saat Wali Kota Banjarmasin, H.M Yamin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Pasar Malabar dan Pasar Sudimampir, Minggu (22/3/2026).

Tanpa banyak seremoni, orang nomor satu di Kota Seribu Sungai itu langsung menyusuri trotoar di sekitar pasar. Ia berjalan kaki meninjau kondisi lingkungan, sekaligus melihat langsung aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Namun, sidak tersebut justru menemukan kondisi yang memprihatinkan. Di beberapa titik, terlihat tumpukan sampah yang tidak terangkut, bahkan menumpuk di area taman.

Tak hanya itu, Yamin juga menyoroti keberadaan limbah material iklan berupa baliho rusak dan robek yang dibiarkan begitu saja di bawah tiang reklame. Kondisi ini dinilai tidak hanya merusak keindahan kota, tetapi juga menunjukkan kurangnya tanggung jawab dari pihak terkait.

“Saya minta ini segera dibersihkan. Jangan hanya pasang baliho, tapi setelah rusak dibiarkan begitu saja,” tegas Yamin di sela peninjauan.

Ia pun memberikan ultimatum keras kepada pemilik baliho agar segera membersihkan sisa material iklan yang terbengkalai. Jika tidak, pemerintah kota tidak segan mengambil tindakan tegas.

“Kalau tidak dibersihkan, kita cabut izinnya,” lanjutnya dengan nada serius.

Dalam sidak tersebut, Yamin juga beberapa kali berhenti untuk memperhatikan detail kondisi trotoar dan saluran di sekitar pasar. Ia menilai kebersihan kawasan pasar harus menjadi perhatian bersama, baik oleh pedagang, pengelola, maupun pihak terkait lainnya.

Setelah dari Pasar Malabar, Wali Kota melanjutkan peninjauan ke Pasar Sudimampir. Di lokasi ini, ia kembali menyusuri area pejalan kaki untuk memastikan kondisi kebersihan dan ketertiban.

Menurutnya, pasar tradisional merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang harus dijaga kenyamanan dan kebersihannya.

“Pasar ini wajah kota. Kalau kotor, masyarakat juga yang tidak nyaman. Kita ingin pasar tetap hidup, tapi juga bersih dan tertata,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan, termasuk tanggung jawab pelaku usaha periklanan terhadap fasilitas umum yang digunakan.

Sidak ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperketat pengawasan terhadap kebersihan dan penataan ruang kota, sekaligus memastikan fasilitas publik tetap nyaman digunakan masyarakat.

Ke depan, Pemkot Banjarmasin berencana meningkatkan pengawasan serta menindak tegas pihak-pihak yang dinilai abai terhadap kebersihan dan estetika kota. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama