Susun Arah 2027, Pemkab Murung Raya Fokus Program Berdampak Bagi Masyarakat

Asisten II K. Zen Wahyu, para kepala perangkat daerah, serta perwakilan dari seluruh instansi di lingkungan Pemkab Mura, berfoto bersama saat mengikuti Forum Perangkat Daerah Tahun 2026, di Aula Bapperida Murung Raya, Selasa (10/3/2026). (Dok.Diskomminfo Mura)


SATUHABAR.COM, KALTENG - Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya mulai merancang arah pembangunan ke depan dengan lebih terarah dan terukur. Melalui Forum Perangkat Daerah Tahun 2026, berbagai program disaring dan dipertajam agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Aula Bapperida Murung Raya, Selasa (10/3/2026) ini menjadi ruang penting bagi seluruh perangkat daerah untuk menyatukan visi, menyelaraskan program, sekaligus memastikan setiap rencana tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi juga berdampak nyata di lapangan.

Forum tersebut dibuka oleh Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan, dan dihadiri Asisten II K. Zen Wahyu, para kepala perangkat daerah, serta perwakilan dari seluruh instansi di lingkungan Pemkab Mura.

Kepala Bapperida Murung Raya, Reyzal Samat, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Di dalamnya, ada proses penting untuk menajamkan target, program, hingga kelompok sasaran dalam Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah.

“Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan usulan dari desa, kelurahan, hingga pokok pikiran DPRD agar sejalan dengan program perangkat daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Maret 2026 ini, akan menjadi bahan utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Murung Raya Tahun 2027.

Lebih dari itu, forum ini juga diharapkan mampu menciptakan kesinambungan antara perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian program pembangunan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Rahmat K. Tambunan menyebut forum ini sebagai “panggung utama” bagi seluruh perangkat daerah untuk merumuskan strategi pembangunan yang solid dan berpihak kepada masyarakat.

“Melalui sinergi yang kuat, kita ingin memastikan program yang disusun benar-benar prioritas, berdampak, dan memiliki nilai strategis bagi pembangunan Murung Raya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap usulan program harus terintegrasi—baik antar wilayah, antar sektor, maupun antar pelaku pembangunan—agar tidak berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas.

Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, forum ini menjadi titik awal penting. Sebuah proses yang mungkin tidak terlihat langsung oleh masyarakat, namun menentukan bagaimana wajah Murung Raya di masa depan.

Dari ruang rapat inilah, arah 2027 mulai dirancang—dengan harapan setiap kebijakan yang lahir benar-benar menyentuh kebutuhan warga, bukan sekadar memenuhi target administratif. (*)


(faidh/satuhabar(

Lebih baru Lebih lama