Sekda Kalsel Tekankan Keteladanan Guru dalam Halalbihalal Pendidik

Ratusan kepala sekolah dan pengawas SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta se-Kalimantan Selatan mengikuti kegiatan halalbihalal di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru. (Dok. Istimewa)



SATUHABAR.COM, KALSEL - BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menegaskan pentingnya keteladanan dan keikhlasan bagi tenaga pendidik dalam membentuk generasi berkualitas.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan halalbihalal kepala sekolah dan pengawas SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta se-Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Idham Chalid, Kamis (23/4/2026).

Dalam sambutannya, Syarifuddin menekankan bahwa peran tenaga pendidik tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Para pendidik adalah garda terdepan dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Ia juga menyebut momentum halalbihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di daerah.

Kegiatan yang mengusung tema penguatan kolaborasi antarpendidik ini dihadiri sekitar 401 peserta, terdiri dari kepala SMA, SMK, SLB, serta pengawas sekolah dari seluruh Kalsel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Abdul Rahim, mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus memperkuat sinergi dan komunikasi.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Diperlukan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja dalam mencetak generasi yang cerdas, berbudaya, dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua MKKS SMA Provinsi Kalsel, Arusliadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat kebersamaan antarpendidik.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, pengawas, dan kepala sekolah sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kalsel.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan pendidikan, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan di Kalsel. (*)


(yus/satuhabar)

Lebih baru Lebih lama