SATUHABAR.COM, KALTENG - PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan kerja Tim Komisi II DPR RI yang dirangkai dalam agenda ramah tamah bersama jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Rabu (22/4/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Danum ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Ketua Komisi II Dede Yusuf, serta Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan.
Pemerintah Provinsi Kalteng diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Linae Victoria Aden, yang turut menyambut kedatangan rombongan dan mengikuti rangkaian kegiatan.
Kepala Kantor Wilayah BPN Kalteng, Fitriyani Hasibuan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Ia menilai kehadiran Komisi II DPR RI menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam bidang pertanahan.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Harapannya, sinergi antara ATR/BPN dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendukung pelayanan pertanahan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Linae Victoria Aden mengungkapkan bahwa agenda kunjungan tidak berhenti pada kegiatan ramah tamah, tetapi akan berlanjut dengan sejumlah kegiatan strategis keesokan harinya.
“Besok akan dilanjutkan dengan olahraga bersama Gubernur di Istana Isen Mulang, kemudian kunjungan ke Kantor BPN, serta rapat koordinasi di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur,” jelasnya.
Menurut Linae, rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung kebijakan agraria dan tata ruang di Kalimantan Tengah.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan lahan dan penataan ruang yang semakin kompleks.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik di bidang pertanahan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh kepala kantor pertanahan se-Kalimantan Tengah, sebagai bagian dari upaya menyatukan langkah dalam implementasi kebijakan agraria yang lebih efektif dan terintegrasi. (*)
(dho/satuhabar)
